Tag Archives: oleh-oleh bandung

hadiah natal

Oleh-Oleh Khas Bandung sebagai Hadiah Natal

hadiah natal

hadiah natal

Bulan apakah ini?? November, hari akan berganti hari, waktu akan berlalu dan kita mendekati Bulan Desember. Ada apa di Bulan Desember? Wah … pada bulan ini, tepatnya tanggal 25 Desember, umat kristiani dan katolik merayakan hari raya mereka, yaitu Hari Natal. Lalu ada apa di Hari Natal? Banyak sekali yang bisa kita temui sebagai karakteristik Hari Natal. Ada pohon natal yang digambarkan sebagai pohon pinus penuh hiasan kelap kelip dan gantungan berwarna-warni, ada Santa Clause atau Sinter Klas, dan yang paling penting terdapat banyak hadiah.  Inilah yang sangat ditunggu oleh anak-anak yang merayakan natal.

Lalu bila anda sedang berada di Bandung, dimana anda bisa mencari kado natal? Mudah sekali, mendekati perayaan hari natal, terdapat tiga factory outlet yang buka di Bandung. Diaman tempatnya? Factory Outlet di bandung untuk membeli kado natal berada di Jalan Riau, Jalan Cihampelas, dan Jalan Dago. Tempat-tempat tersebut sangat indah, sehingga selain sering dituju untuk berwisata belanja, juga dikenal sebagai tempat gaul atau tempat main anak Bandung terutama yang masih muda.

Oleh-oleh khas Bandung apa saja sih yang bisa dijadikan hadiah Natal? Banyak macamnya, jadi anda tidak perlu khawatir. Suasana Natal yang diidam-idamkan biasanya yang bernuansa Eropa dan kebarat-baratan sehingga fashion khas Negara-negara tersebut bisa juga dijadikan sebagai inspirasi hadiah natal. Dimana anda bisa mendapatkan fashion unik khas bandung berkarakter internasional yang dijadikan kado natal? Anda bisa menemukannya di sepanjang Jalan Riau. Di Factory outlet daerah ini, Anda akan melihat banyak bangunan unik, seperti bangunan bergaya Eropa, disini dijual berbagai macam fashion anak muda zaman sekarang.

Kemudian untuk siapa hadiah natal akan anda persembahkan? Bila untuk kekasih anda , yaitu seorang pria, anda akan menemukan oleh-oleh khas Bandung sebagai hadiah natal di  Jalan Riau juga. Fashion tentu tidak akan lengkap tanpa aksesoris,  produk khusus untuk pria, produk unik lainnya dapat dijadikan sebagai kado natal juga. Factory outlet kedua untuk natal di Bandung, ada di Jalan Dago. Berbeda Suasana di jalan Dago berbeda jauh dengan jalan Riau. Di Jalan Dago banyak ditumbuhi tanaman-tanaman besar dan hijau yang sehingga lebih rindang dan nyaman untuk dikunjungi. Banyak sekali benda yang dijual disana. Untuk hiasan-hiasan Natal, kue khas bandung dapat juga dijadikan sebagai hadiah natal, sebagai wujud perhatian anda pada orang-orang terkasih di hari istimewa.

Kemudian hadiah menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh buah hati anda yang masih polos. Apa ya yang cocok? Bisa saja anda memberikan hadiah yang mengandung karakter kartun kesukaan si buah hati, wah pasti akan menjadi hadiah yang sangat menarik. Diaman anda bisa mendapatkannya? Sebaiknya anda menuju Jalan Cihampelas. Saat anda berjalan-jalan disini, anda akan menemukan beragam karakter dalam ukuran besar seperti Spiderman, Batman dan figur lainnya. Oleh karenanya,  Jalan Cihampelas terkenal dengan daerah dengan penjualan pakaian berbahan dasar jeans dan berbagai macam kaos. Masalah harga tidak perlu ditanya, sangat terjangkau. Banyak kaos ukuran anak-anak, banyak karakter yang disukai anak-anak jadi sangat cocok untuk mencari kado natal special untuk buah hati.

Masih banyak lagi oleh-oleh khas Bandung yang dapat dijadikan hadiah natal seperti kue natal, dan banyak lagi. silakan anda pilih sendiri, wisata kuliner bersama keluarga di bandung dan menghabiskan waktu bersama juga dapat menjadi salah satu hadiah natal terindah. Semua tergantung anda bagaimana membuat suasana natal menjadi lebih bermakna di Bandung.

Keripik Karuhun

Keripik Karuhun

Keripik Karuhun

Keripik Karuhun

Kota Bandung yang memiliki segudang julukan memang dahsyat. Hampir semua hal yang ada di Kota Kembang ini menjadi trend, mulai dari musik, karena banyaknya band-band ternama berasal dari kota Bandung salah satunya yang paling fenomenal tentu saja Ariel, lalu banyaknya tempat-tempat outbond yang jarang ditemui di kota lainnya, sampai kuliner yang tidak ada habisnya dalam berinovasi yang semakin kreatif dan menarik.

Beberapa inovasi Kuliner Bandung yang akhirnya resmi menjadi oleh-oleh Bandung­ antara lain brownies kukus, martabak bolu, bolen pisang, dan yang beberapa tahun terakhir sedang gencar-gencarnya dibicarakan adalah keripik setan yang mana akan kita bahas lebih mendalam pada artikel ini.

Keripik setan, nama yang menyeramkan bukan? Tapi Anda tidak perlu takut, keripik ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan hal-hal mistis. Tetapi lebih karena rasanya yang pedas luar biasa seakan-akan membuat Anda merasa ‘kesetanan’ ketika melahap keripik yang satu ini. Satu lagi keunikan masyarakat Kota Bandung, yakni biasanya mereka memberikan nama singkatan untuk makanan misalnya cireng yang asalnya dari aci di goreng atau gehu yang asalnya dari toge tahu, begitu pula dengan keripik setan ini yang pada awalnya dikenal dengan nama Pikset atau  Pikda yang berarti keripik lada.

Keripik setan ini pada awalnya di jual secara tradisional dengan kemasan yang sangat biasa yaitu dibungkus plastik bening yang dirapatkan menggunakan api lilin dengan harga yang sangat murah yakni sekitar Rp. 2.000 sampai Rp. 5.000 per bungkus. Namun, dengan berkembangnya jaman, ada beberapa orang yang berinisiatif untuk berbisnis di bidang ini dengan cara memperbaharui kemasan dan membuat keripik setan menjadi lebih ekslusif. Dan terbukti berhasil. Keripik setan sempat menjadi trending topic di Twitter. Dengan marketing yang unik, mereka berhasil menggaet banyak pelanggan, padahal mereka belum memiliki toko sendiri. Mereka menjual keripik ini lewat jejaring sosial dan memiliki begitu banyak pengikut. Dari jejaring sosial ini mereka memberikan pengumuman akan membuka lapak dagangannya di daerah mana, setelah beberapa saat mereka mengumumkan akan membuka lapak dimana, pada saat itu juga orang datang berduyun-duyun dan bahkan rela mengantri berjam-jam demi mendapatkan keripik pedas yang fenomenal ini. Harga bandrol satuan keripik setan pun menjulang tinggi yang pada awalnya paling mahal hanya sekitar Rp. 5.000 per bungkus, sekarang menjadi Rp. 15.000 per bungkus.

Saat ini terdapat beberapa merk keripik setan, salah satunya adalah keripik karuhun yang memiliki semboyan “resep jadul rasa gaul”. Yang membuat keripik karuhun berbeda dengan keripik lainnya adalah harganya lebih murah bila dibandingkan dengan keripik serupa yakni mulai dari Rp. 10.000 sampai Rp. 13.000 saja. Selain harga yang lebih terjangkau, bahan-bahan yang digunakan pun berkualitas dengan racikan bumbu rempah-rempah, cabai, serta jeruk purut yang membuat rasa dari keripik ini tidak hanya pedas tetapi juga segar.

Keripik karuhun juga memiliki beberapa varian, yakni keripik singkong dengan tingkatan pedas yang sedang, pedas, dan pedas sekali dibandrol dengan harga Rp. 10.000, Rp. 12.000, dan Rp. 13.000, lalu keripik singkong bumbu sambel ijo dengan harga Rp. 12.000, gurilem dengan harga Rp. 10.000 dan dorokdok atau kerupuk kulit yang dijual dengan harga Rp. 12.000 per bungkus.

Keripik karuhun ini sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh Bandung karena rasanya yang gurih, segar dan menggugah selera, pasti Anda akan ketagihan dibuatnya. Selamat mencoba!

Berbelanja Oleh-Oleh Khas Bandung di Kartika Sari

Kartika Sari

Kartika Sari

Mengunjungi Kota Bandung memang tidak pernah membosankan, selalu saja ada yang menarik, unik, dan baru yang Bandung tawarkan. Bandung juga terkenal akan fashion, tempat rekreasi, kebudayaan, dan kulinernya. Kelezatan, dan keunikan kuliner Bandung pun membuat orang-orang selalu ingin terus berwisata ke Bandung. Tak jarang ada wisatawan yang hanya ingin sekedar hunting kuliner yang unik dan lezat.

Jika Anda berwisata ke Bandung, sayang sekali jika tidak membawa oleh-oleh Bandung yang istimewa untuk keluarga, teman, kekasih, dan lain-lain. Dengan memberikan oleh-oleh Bandung, Anda dapat memberikan secuil kesenangan liburan Anda di Bandung kepada orang yang Anda kasihi. Banyak sekal ragam oleh-oleh Bandung yang bisa Anda berikan, seperti pakaian, cinderamata, aksesoris, bahkan kuliner. Ya, keunikan dan kelezatan kuliner Bandung yang sering kali jarang ditemukan di kota-kota lain membuat wisatawan tak segan-segan untuk membawa pulang makanan tersebut sebagai oleh-oleh. Salah satu tempat yang menjual oleh-oleh Bandung yang sangat populer adalah Kartika Sari.

Bagi warga Bandung dan wisatawan, Kartika Sari sudah menjadi trademark tersendiri bagi Kota Bandung. Banyak orang yang berpikiran rasanya belum ke Bandung kalau belum ke Kartika Sari. Produk kue dan roti yang lezat dan dengan rasa yang khas membuat Kartika Sari menjadi tempat yang wajib dikunjungi oleh wisatawan. Tak hanya terkenal di kalangan wisatawan lokal, tetapi Kartika Sari juga sudah terkenal hingga ke mancanegara.

Kartika Sari

Kartika Sari

Kartika Sari menawarkan produk kue dan roti yang bisa dinikmati oleh semua umur dan semua kalangan dengan produk paling terkenalnya adalah Pisang Bollen. Pisang Bollen adalah adalah kue yang terbuat dari pisang dan isian lainnya yang dibalut pastry. Kue ini sungguh sangat nikmat. Pisang Bollen yang ditawarkan oleh Kartika Sari memiliki dua ragam rasa, ada Pisang Bollen Keju dan Pisang Bollen Keju Coklat. Selain Pisang, Bollen-bollen lainnya yang ditawarkan oleh Kartika Sari adalah, Peyeum (tape) Bollen, Durian Bollen, dan Kacang Hijau Bollen. Selain aneka Bollen, Kartika Sari juga mempunyai berbagai varian kue basah dan kue kering. Kue basah yang paling favorit di Kartika Sari adalah Brownies Panggang dan Brownies Kukus, dan juga Brownies ini mempunyai varian rasa yang tidak hanya coklat. Untuk kue kering, Kartika Sari mempunyai andalannya, yaitu Cheese Roll dan Cheese Stick yang sangat spesial bagi pecinta keju.

Kartika Sari juga menyediakan produk-produk legendaris selain Bollen dan Brownies, yaitu ada Lapis Legit, Lapis Malang, Banana Roll, dan Bagelen Oval. Selain itu, untuk Anda pecinta kue tradisional, seperti Lemper Ayam, Bika Ambon, Kroket, Risoles, dan lain-lain, pun selalu tersedia di Kartika Sari. Untuk Anda pecinta keripik, jangan lewatkan untuk membeli Keripik Kentang Putih, Keripik Tempe Gurih, Keripik Oncom, dan lainnya yang lezat.

Kartika Sari memiliki 7 Cabang yang tersebar di seluruh Bandung, diantaranya ada di Buah Batu, Dago, Kopo, Cimahi, Terusan Jakarta, Kebun Jukut, dan Kebun Kawung. Semua cabang selalu ramai dikunjungi pengunjung yang ingin membeli oleh-oleh Bandung. Jika Anda berkunjung ke Kartika Sari, persiapkan hidung Anda akan aroma-aroma kue yang baru matang fresh from the oven, dan jika Anda beruntung, Anda akan mendapatkan kue yang baru fresh from the oven, wow! Soal rasa dan kualitas, Kartika Sari menjaminnya karena kepuasan dan kesetiaan pelanggan adalah prioritas penting bagi Kartika Sari.

Tidak sabar ingin mencicipi kelezatan kue-kue dari Kartika Sari dan membaginya dengan orang yang Anda kasihi? Yuk, segera datang ke outletnya di Bandung atau akses KartikaSari.com untuk pembelian secara online.

Brownies Amanda

Brownies Amanda

Brownies Amanda

Brownies Amanda

Selain terkenal sebagai kota factory outlet, Bandung juga surganya kuliner. Tiap bulan, selalu ada tempat makan, cafe ataupun tempat hang out baru di Bandung. Kuliner Bandung tak terbatas pada nasi timbel. Saat ini, Anda bisa menjajal masakan-masakan unik seperti nasi kalong (nasi hitam) sampai roti cane khas Aceh.

Untuk pilihan oleh-oleh, Bandung bisa dibilang fenomenal. Jika dulu kripik tempe, pisang bolen Kartika Sari dan batagor Kingsley mendominasi buah tangan para pelancong dari Bandung, maka kini pilihannya makin variatif. Salah satu oleh-oleh Bandung yang fenomenal ialah Brownies Amanda. Brownies kukus yang awalnya produk rumahan ini laris manis dan sukses menciptakan antrian panjang setiap akhir pekan.  Walaupun saat itu Brownies Amanda di Jalan Rancabolang buka 10 jam dari jam  8 pagi hingga jam 6 sore, tetap saja banyak yang tak kebagian. Di akhir pekan, banyak yang berburu oleh-oleh Bandung yang ngetop ini. Akibatnya, toko tutup lebih cepat.

Pembuatan brownies dengan cara dikukus tersebut merupakan inovasi dalam ‘dunia kue brownies’.  Karena dikukus, tekstur kue yang dihasilkan terasa lebih lembut dengan rasa coklat yang pekat. Legit dan manisnya cocok sebagai teman menyesap kopi ataupun teh panas tanpa gula di sore hari. Yummy! Jika membeli banyak, produk tanpa bahan pengawet ini harus disimpan di kulkas agar lebih tahan lama

Inovasi brownies kukus ini rupanya bisa diterima publik dengan baik. Apalagi harganya relatif terjangkau. Saat terkenal pun, harga brownies ini tak lantas melejit setinggi langit. Satu box dihargai mulai dari Rp26 ribu saja. Itupun sudah bisa dinikmati sepuluh orang asal masing-masing bisa menahan diri tak makan berlebih.

Saking populernya produk ini, membawa Brownies Amanda sebagai oleh-oleh Bandung lama-lama menjadi bagian gaya hidup. Mereka yang pergi ke Bandung merasa harus membawa brownies kukus itu sebagai tanda mereka berakhir pekan di ibukota provinsi Jawa Barat itu. Pernah pada suatu masa, Brownies Amanda sukses menjadi ikon oleh-oleh khas Bandung, bahkan sampai saat ini. Musim libur lebaran lalu, misalnya, sebuah media online berita bisnis Jawa Barat memberitakan Brownies Amanda yang laris manis. Dalam satu jam saja, 1300 box laris terjual.

Kini pemasaran Brownies Amanda makin meluas. Outletnya tidak cuma di Bandung, melainkan sudah merambah Bogor, Bekasi, Malang, Surabaya hingga Medan dan Makassar. Konsep oleh-oleh Bandung pun berubah sebab kue ini tak lagi hanya terbatas harus dibeli di Bandung. Kini Brownies Amanda merupakan bagian dari kuliner Bandung yang pasarannya makin luas. Wajar jika tahun ini Brownies Amanda diganjar Top Brand Awards.

Produk Brownies Amanda pun tak sekadar brownies coklat yang dikukus. Meski konsep pengukusan masih dipertahankan, tapi rasa kue brwonies makin beragam. Kekayaan bahan pembuat brownies itu lah yang memberikan rentang cita rasa yang kaya. Ada brownies kukus coklat yang dipadu dengan keju, pisang, blueberry, kacang almond, sarikaya hingga teh hijau. Toppingnya pun tak lagi polos. Ada yang dioles krim coklat, strawberry hingga lemon. Konsep brownies yang lekat dengan “coklat” menjadi lebih berwarna. Memang, rasa original brownies coklat yang dikukus masih jadi primadona.

Seiring bekennya brownies kukus, resep-resep pun makin banyak dipublikasikan di media online ataupun tabloid dan majalan perempuan. Harapannya, biar selalu ada brownies kukus kapanpun kita mau. Tentu saja, rasa memang masalah selera

Boloe Kodja

Boloe Kodja

Boloe Kodja

Boloe Kodja

Salah satu kuliner Bandung dan juga oleh-oleh Bandung yang sudah ada sejak tahun 1940-1950-an adalah boloe kodja, kuliner Bandung  ini selalu dijadikan sebagai hidangan khas lebaran hampir di setiap keluarga. Kuliner bandung ini diperkenalkan kembali oleh Ginda Sonagi dan istrinya Deina Fransia 13 Mei setahun lalu, tujuannya agar kuliner Bandung ini yang terkenal pada era neneknya dapat dikenal kembali.

Mereka membuka butik oleh-oleh Bandung ini dengan nama Boloe Kodja yang terletak di jalan lengkong Besar No. 109 Bandung. Menurut Ginda resep boloe kodja adalah warisan dari neneknya yang bernama Ema Sintadiredja yang mendapatkan resep ini dari orang Belanda yang kemudian diturunkan kepada mertua Ginda. Lalu oleh mertua Ginda diturunkan pada istrinya dan akhirnya Ginda beserta istrinya memperkenalkan kembali kuliner Bandung ini dengan berbagai macam olahan.

Sepintas bentuk boloe kodja mirip dengan klapertaart atau pudding kental, namun rasanya berbeda dengan klapertaart juga puding. Kemasannya pun sederhana, cukup beralas mangkuk alumunium foil dengan berdiameter kurang lebih 15 cm. Kuliner Bandung ini dibuat sengaja agak basah mirip dengan puding, tetapi matang dengan cara dibakar. Rasanya khas dan unik. Bagi yang belum mengenal oleh-oleh Bandung ini banyak yang mengira boloe kodja seperti sponge cake atau klapertaart dan puding, padahal bahan dasar untuk membuatnya terdiri dari terigu, telur, caramel dan santan kelapa asli. Boloe kodja dijamin halal dan dibuat tanpa bahan pengawet karena tidak menggunakan rum. Selain itu, bahan-bahan dasar boloe kodja memiliki kualitas yang baik agar dapat menghasilkan boloe kodja yang baik juga.

Boloe Kodja

Boloe Kodja

Dengan cita rasa dan tekstur yang khas, kuliner Bandung ini tidak seperti bolu pada umumnya. Kunci utama boloe kodja ada pada santan dengan tiga lapis tekstur yang dapat dinikmati para pencicipnya. Pada bagian bawah  teksturnya paling padat, pada bagian tengah terasa lembut dan lumer sedangkan pada bagian atas terasa crunchy yang disertai dengan aneka pilihan topping. Rasa manis pada boloe kodja baru akan terasa belakangan dan dapat bertahan cukup tahan lama karena proses pembuatannya dengan cara dibakar dan dimatangkan dengan sempurna, aroma dan rasa nya pun sangat enak.

Pilihan anyar oleh-oleh Bandung ini disajikan dengan enam macam rasa andalan, yaitu rasa original dengan toping kismis, keju, almond, klasik (gula aren), lobi-lobi dan ala Palembang dengan bentuk persegi panjang yang menggunakan pandan dan susu. Untuk rasa keju, orang akan menikmati rasa “kriuk” crispy, sedangkan bagi yang menyukai masam, rasa lobi-lobi dan kismis dapat menjadi pilihan. Pada umumnya, anak muda menyukai boloe kodja dengan rasa topping kismis (original), keju dan almond, sedangkan orang tua menyukai boloe kodja dengan rasa klasik. Boloe kodja rasa klasik penampilannya lebih gelap, karena bahan gula yang digunakan adalah gula aren. Boloe kodja ala Palembang mirip dengan brownies, campuran susu dapat terlihat dengan rasa pandan dan ditaburi wijen.

Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp. 23.000 sampai Rp. 27.000. Anda perlu berhati-hati jika hendak membeli panganan khas Bandung ini, karena ada sebuah hotel yang menjual boloe kodja dengan harga yang lebih mahal, yaitu tiga kali lipat dari harga yang biasa dijual.

Ternyata, selin di Bandung boloe kodja pun dapat ditemukan di daerah lain seperti di Garut, Bengkulu dan Palembang dimana masing-masing daerah memiliki resep boloe kodja tersendiri. Namun hanya di Bandung lah resep boloe kodja diracik berbeda tanpa harus menghilangkan keaslian resepnya.