Tag Archives: kuliner bandung

Tempat Makan Enak & Murah Di Bandung

Tempat Makan Enak & Murah Di Bandung

Apakah tempat makan enak & murah di Bandung yang anda cari? Jika benar demikian, maka carilah tempat-tempat berikut.  Beberapa tempat memang tak begitu terkenal di kalangan wisatawan, begitu pun bagi penduduk Bandung. Namun demikian, tempat ini bisa dikatakan sebagai tempat yang memang benar-benar murah dengan menu yang tak perlu diragukan lagi. Berikut ini adalah beberapa tempat makan enak & murah di Bandung antara lain meliputi :

Warung Bu Eha

Tak banyak orang yang tahu tentang keberadaan tempat makan Bandung enak murah ini. Hal ini disebabkan karena warung ini berada di dalam pasar Cihapit. Secara lokasi, pasar Cihapit sendiri sebenarnya masih berada di wilayah jalan Riau Bandung. Dengan kata lain lokasinya tak jauh dari pusat perbelanjaan FO. Kendati letaknya di dalam pasar, Warung Bu Eha bisa dikatakan menyimpan sejarah yang sangat panjang. Bayangkan saja, warung ini telah berdiri sejak tahun 1947.

Bukan hanya itu, berdasarkan informasi yang beredar, konon warung ini adalah warung langganan Ir. Soekarno dan istri keduanya, Ibu Inggit Ganarsih. Dari sejarah panjang tersebut, hingga kini warung tersebut masih ramai dikunjungi. Bukan semata-mata karena sejarahnya, tetapi juga karena citarasa makanan khas Bandung yang enak dan harganya yang sangat terjangkau. Pengunjung bisa makan di warung ini dengan harga kurang dari Rp. 20.000.

Steak Ranjang

Steak Ranjang

Steak Ranjang

Siapa bilang produk olahan daging itu mahal, terutama jika diolah menjadi steak. Steak Ranjang yang berada di jalan Dipati Ukur No. 68, Bandung ini, justru menawarkan konsep steak dengan harga yang sangat terjangkau. Bayangkan saja olahan daging yang dijual di tempat makan Bandung enak murah ini bisa didapat dengan harga Rp. 15.000 hingga Rp. 20.000 saja. Sungguh, harga yang pantas untuk kantong pelajar dan makasiswa. Karenanya tak heran jika tempat ini banyak dikunjungi leh pelajar dan mahasiswa.

Mie Reman

Namanya mungkin menyerempet pada Ramen, sebagai produk olahan mie dari Jepang. Hal itu sangatlah benar, sebab tempat ini memang menyajikan ramen sebagai produk unggulannya. Namun demikian, reman mungkin juga berkaitan dengan pelesetan istilah setempat yang merujuk pada preman. Hal itu juga benar, namun bukan preman dalam artian sebenarnya. Namun lebih merujuk pada umpatan kasar yang seringkali dilontarkan oleh preman, semisal umpatan yang merujuk pada “binatang haram berkaki empat”, goblok dan sebagainya.

Umpatan ini, memang kerap terdengar saat seseorang memakan makanan panas dengan citarasa yang pedas. Ya, ramen di tempat makan Bandung enak murah ini memang memiliki citarasa pedas, mulai dari tingkatan terendah (level 1)hingga ke tingkatan yang super pedas (level 5+). Perkara harga, umpatan kasar di atas mungkin akan kembali terdengar, bukan karena mahalnya, tetapi karena murahnya. Bayangkan saja 1 porsi ramen dihargai hanya 11 ribuan saja.         

Kuliner Colenak Bandung

Kota Bandung memang memanjakan lidah para pecinta kuliner dengan beraneka ragam jajanan lezat dan unik.  Salah satunya adalah Colenak, makanan ringan tradisional yang terdiri dari potongan tape singkong panggang dengan saus enten, yaitu campuran kelapa parut dan gula merah. Sebutan “colenak” untuk jajanan ringan ini merupakan akronim dari kata “dicocol enak”. Ya, colenak memang dinikmati dengan cara mencocolkan potongan tape singkong panggang pada sausnya.

Paduan rasa tape singkong dan manis-gurihnya adonan enten menghadirkan sensasi rasa legit yang menggigit. Makanan ini cocok disantap kapan pun juga. Akan lebih pas jika dinikmati bersama segelas teh pahit hangat. Konon katanya kuliner Bandung yang satu ini sudah ada sejak jaman pemerintahan Belanda dulu. Colenak berbahan dasar peuyeum atau tape/singkong yang di bakar lalu diberi topping yang terbuat dari parutan kelapa dan saus yang terbuat dari gula merah yang telah di cairkan.

colenak bandung

Colenak terbuat dari bahan-bahan yang mudah didapat di kota Bandung, yaitu tape singkong, kelapa parut, dan gula merah. Tape singkong dipanggang di atas bara, kemudian saus enten dibuat dengan cara mencampur kelapa parut dan gula merah yang dimasak hingga gula meleleh dan adonan tercampur dengan baik. Lezat-tidaknya colenak tergantung pada kualitas bahan yang digunakan dan cara memasaknya.

Semakin berkembangnya zaman membuat colenak memiliki beberapa varian topping dan sausnya seperti saus gula merah yang dicampur dengan nangka yang memberikan sensasi rasa yang lebih unik dan bahkan untuk anda yang menggemari buah durian bisa memilih colenak dengan menggunakan saus durian. Rasanya yang legit, manis dan gurih akan memanjakan lidah bagi wisatawan yang datang ke kota Bandung. eberapa kedai atau cafe yang menyajikan menu colenak sekarang sudah mudah ditemukan. Semoga kuliner Bandung yang satu ini tidak pernah hilang termakan oleh zaman, semoga masyarakat Bandung masih tetap dapat melestarikan kuliner colenak Bandung ini.

Keripik Tempe Bandung

Keripik Tempe Bandung

Keripik Tempe Bandung

Keripik Tempe Bandung

Bandung memang merupakan tujuan utama dalam segala hal. Dalam hal wisata, tempat wisata di Bandung tidak ada habisnya, di bidang makanan apalagi, berbagai tempat makanan yang menyajikan kuliner khas Bandung berjejer menarik hati. Enaknya, banyak kuliner Bandung yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Bandung.

Berbagai macam cemilan Bandung populer untuk dijadikan oleh-oleh, seperti Brownies, Pisang Molen, Tempe, Batagor, dan lain-lain. Diantara beberapa oleh-oleh Bandung ini yang paling sering dijadikan buah tangan adalah Keripik Tempe Bandung. Makanan tradisional Indonesia yang diolah dengan bumbu turun temurun ini adalah makanan wajib bagi mereka yang hobi ngemil.

Tempe segar yang dipotong tipis-tipis lalu direndam dengan bumbu dapur seperti garam, asem, dan bumbu lainnya lalu dicelupkan ke adonan tepung dan digoreng garing. Begitu digigit akan terasa kerenyahannya.

Untuk keripik tempe Bandung ini, Anda bisa membelinya di berbagai tempat, salah satunya di Pasar Baru – Stasiun Hall, Bandung. Biasanya keripik ini dibeli oleh mereka yang akan pulang ke daerah yang menggunakan jasa kereta api di Stasiun Hall. Dari tahun ke tahun permintaan keripik tempe dan penjualan keripik tempe Bandung semakin meningkat. Keripik yang nikmat, gurih dan rasanya renyah ini biasanya dijual dalam satuan kilogram atau per bungkus. Harganya pun bersaing, kisaran kurang lebih Rp 30.000 per bungkusnya.

Diantara berbagai macam merk keripik tempe Bandung yang beredar di pasaran, ada satu produk yang unik karena menggunakan nama salah satu tokoh yang familier di tanah Sunda yaitu mang Cepot Astra Jingga. Keripik Tempe ‘Mang Cepot’ diklaim berbeda dari keripik tempe lainnya karena diolah dengan menggunakan bahan dari warisan leluhur. Keripik tempe ‘Mang Cepot’ ini juga tidak menggunakan bahan pengawet sehingga aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Sedikit tips dari Mang Cepot untuk Anda yang ingin membuat sendiri keripik tempe Bandung, pilihlah tempe yang berwarna putih bersih dan kepadatan kacang kedelai yang rapat tidak berwarna lebam. Kacang berwarna kekuningan. Pilih tempe yang sudah sempurna fermentasinya karena ada beberapa kasus produksi tempe yang masih belum sempurna proses peragiannya sudah dilempar ke pasaran sehingga saat diiris tempe akan hancur. Khusus untuk keripik tempe Bandung pilihlah tempe yang fresh atau belum lama disimpan karena akan mengurangi rasa keripik itu sendiri.

Karena banyaknya produsen keripik tempe Bandung yang beredar, maka masing-masing dari mereka memikirkan strategi terbaru agar keripik tempe produksi mereka laku di pasaran. Ada yang memberi tambahan keju pada keripik tempenya sehingga disebut keripik tempe keju.

Keripik tempe ini rasanya nikmat sekali saat dimakan bersama nasi panas. Namun disantap tanpa nasi juga sama enaknya. Apalagi dimakan saat cuaca dingin, kres kres. Nikmat sekali rasanya.