Tag Archives: jalan-jalan bandung

Braga Landmark

Braga Landmarks, Simbol Sejarah Kota Parijs van Java

Braga Landmark

Braga Landmark

Kota Bandung banyak dikenal sebagai Kota Pariwisata. Banyak orang mengunjungi Bandung karena selain cuacanya yang sejuk, di kota ini juga banyak terdapat tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi seperti tempat perbelanjaan dan tempat atraksi wisata yang menarik. Namun, keindahan Bandung tidak hanya terbatas dari ragam atraksi wisata yang menarik, tetapi di kota yang dulu dikenal dengan sebutan Paris Van Java ini memiliki nilai sejarah yang menjadi daya tarik tersendiri. Kota Bandung yang memiliki peran penting dalam sejarah pembangunan negara Indonesia ini memiliki berbagai macam bangunan historis yang sampai sekarang masih terawat dan sering menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai daerah, salah satunya adalah Braga Landmark.

Braga Landmark adalah sebuah gedung yang terdapat di Jalan Braga No 129 di Kota Bandung. Gedung ini merupakan gedung peninggalan zaman Belanda yang memiliki arsitektur bangunan yang menggunakan arcade. Gedung Braga Landmark ini selain menjadi simbol dari sejarah Kota Bandung juga memiliki aspek historis dan kebudayaan yang amat tinggi. Menilik ke nilai sejarah dari daerah Braga, awalnya Jalan Braga hanyalah sebuah jalan kecil di depan pemukiman yang cukup sunyi yang dinamakan Jalan Culik, yang kemudian berganti naman menjadi Jalan Pedati atau Pedatiweg pada tahun 1900-an. Asal-usul nama Braga sendiri masih tidak jelas hingga sekarang. Perubahan nama dari Pedatiweg menjadi Bragaweg mungkin akibat ketenaran Toneelvereniging Braga, yang didirikan di Pedatiweg pada tanggal 18 Juni 1882 oleh Asisten Residen Priangan, Pieter Sijthoff. Kemungkinan lain, nama Braga berasal dari kata Bahasa Sunda ‘ngabaraga’ yang menurut seorang sastrawan Sunda, M.A. Salmun, berarti “berjalan di sepanjang sungai” yang mana letak dari Pedatiweg memang berdampingan dengan sungai Cikapundung.

Penjual Lukisan di Braga Landmark

Penjual Lukisan di Braga Landmark

Jalan Braga mulai ramai dikarenakan banyak usahawan-usahawan terutama yang berkebangsaan Belanda mendirikan toko-toko, bar dan tempat hiburan di kawasan itu. Kemudian pada dasawarsa 1920-1930-an muncul toko-toko dan butik pakaian yang mengambil model dari kota Paris yang saat itu merupakan kiblat model pakaian di dunia. Tata letak Jalan Braga ini meniru tata letak daerah pertokoan di Eropa pada masa 1920 hingga 1940-an, terutama daerah pertokoan di Paris. Karena pada masa itu Jalan Braga ini merupakan tempat dimana mode dan fashion banyak berkembang. Jalan ini mendapatkan julukannya yang paling terkenal, yaitu “Parijs van Java”, yang berarti Kota Paris-nya Jawa.

Di daerah ini pula lah gedung Braga Landmark ini dibangun. Bangunan yang dibangun pada tahun 1922 ini dulunya berfungsi sebagai sebuah toko buku yang bernama Van Dorp. Toko buku ini bertahan cukup lama dari awal dibangun sampai sekitar 1960-an. Setelah itu, sekitar tahun 1970-an gedung yang asalnya merupakan toko buku Van Dorp ini beralih fungsi menjadi sebuah bioskop. Meskipun sudah berumur cukup tua, bangunan bersejarah yang ada di kawasan Braga ini tidak dilupakan begitu saja oleh para masyarakat Bandung. Gedung Braga Landmark ini selain berfungsi sebagai simbol seni dan sejarah Kota Bandung, kini juga kerap digunakan untuk menggelar berbagai macam acara atau event kontemporer seperti pameran, job fair, atau pagelaran seni. Bangunan peninggalan zaman Hindia Belanda ini juga seringkali dijadikan sebagai tempat pameran buku dan komputer setiap minggunya. Banyak dari para pengunjung yang datang ke gedung Braga Landmark, selain untuk menghadiri event atau pameran, ada juga yang tak melewatkan kesempatan untuk berfoto di depan gedung ini karena background Braga Landmark yang menyerupai bangunan-bangunan di Eropa ini sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja.

kampung strawberry ciwidey

Berwisata ke Kampoeng Strawberry Ciwidey

Kampung Strawberry Ciwidey

Kampung Strawberry Ciwidey

Bandung, siapa yang tidak mengenal nama kota ini. Kota nan sejuk dan dikenal akan fashionnya yang murah dan berkualitas ini juga memiliki bermacam-macam tempat tujuan wisata, salah satunya adalah Kampoeng Ciwidey. Kampoeng Ciwidey ini merupakan nama sebuah objek wisata resort dan restoran yang terletak di kawasan Bandung Selatan. Untuk mencapainya Anda dapat mengakses tujuan Ciwidey km.7 Alam Endah Desa Baturuggul, Kec. Rancabali.

Apa yang dicari wisatawan ketika liburan di Bandung? Ketenangan, kesejukan dan terhindar dari hiruk pikuk metropolitan kota pastinya. Poin-poin tersebut dapat Anda dapatkan ketika berkunjung ke Kampoeng Strawberry Ciwidey. Mata Anda akan dimanjakan dengan pesona alam yang rupawan dengan bentangan pegunungan nan asri dan sejuk terhampar luas tepat didepan pandangan. Hawa sejuk cenderung dingin akan menenangkan pikiran dan menghindarkan Anda dari stress.

Selain bentangan alam yang serba memanjakan, wisata Kampoeng Strawberry Ciwidey juga menyediakan resort bagi para wisatawan untuk beristirahat dalam suasana asri tersebut. Dan seperti namanya, tempat wisata ini memiliki lahan perkebunan strawberry yang dapat Anda petik dan panen sendiri hasil buahnya. Sungguh menyenangkan bukan berwisata dengan pemandangan indah dan memanen sendiri buah langsung dari tempat hidupnya. Pengunjung dapat menyicipi buah hasil panenan sendiri dan bahkan membawa pulang sebagai oleh-oleh. Satu kg buah strawberry biasanya dapat Anda bawa pulang dengan Rp. 35.000,00 saja. Selain buahnya pengunjung juga dapat membawa pulang bibit strawberry untuk ditanam di rumah.

Selayaknya berwisata, tentunya Anda juga ingin menikmati lezatnya makanan khas Sunda di tempat Anda berwisata bukan? Untuk itu Kampoeng Strawberry Ciwidey juga menyediakan berbagai menu parahyangan yang disajikan dengan gaya khas Sunda dan cita rasa yang tentunya menggoda selera.

Bagi Anda yang memiliki hobi berenang, bukan suatu hal yang tidak mungin Anda berenang di sekitar daerah dengan hawa sejuk seperti ini. Mengapa demikian? Ya, karena agro wisata Kampoeng Strawberry Ciwidey juga memiliki kawasan kolam renang yang cukup luas dengan dilengkapi fasilitas bermain seperti seluncuran.

Selain berenang, Anda juga dapat menguji keberanian mental Anda melalui sebuah permainan flying fox. Memang fasilitas yang dimiliki Kampoeng Strawberry Ciwidey ini termasuk lengkap dengan berbagai wahana yang dimilikinya.

Jika Anda berniat untuk berkunjung dan menginap di agro wisata ini maka Anda perlu mempertimbangkan jumlah bungalow, kamar atau ruangan yang disediakan. Tempat wisata Kampoeng Strawberry Ciwidey memiliki 38 kamar, yang terbagi dalam bungalow 2, bungalow 1, super deluxe, superior, suite room dan standar. Berbagai fasilitas turut melengkapi hunian yang disediakan, seperti tempat tidur, kamar mandi dan toilet, TV, telepon, serta perlengkapan lainnya yang disesuaikan dengan ruangan yang dihuni.

Jika Anda berangkat dari Tangerang ke Ciwidey maka Anda akan menempuh jarak kurang lebih 209 km. Jarak ini dapat Anda capai dalam waktu 5-6 jam tergantung dari arus kelancaran lalu lintas terutama di sekiar exit tol Kopo dan sepanjang jalan raya Soreang-Rancabali. Sepanjang perjalanan Anda akan melintasi jalan Ciwidey menuju kawasan wisata situ Patenggang, Anda bisa menikmati hamparan kebun strawberry yang luas dan hijau menyegrkan.

Jadi, masih bingungkah Anda ingin berlibur kemana minggu ini? Tak perlu khawatir lagi, pastikan liburan Anda menjadi tenang, sejuk dan menyenangkan bersama keluarga, teman dan karib kerabat tercinta di wisata Kampoeng Strawberry Ciwidey. Stres Anda akan hilang dan keceriaan akan datang.

Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung, Museum Yang Menghibur Dan Edukatif

Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung

Apabila kita membicarakan kota Bandung sebagai kota pariwisata, tentunya mungkin akan membutuhkan waktu yang lama. Kota yang juga dikenal sebagai kota kembang ini memang sudah sejak lama dikenal sebagai tempat wisata yang sering dikunjungi, baik dari lokal maupun turis asing. Jejeran toko, butik, dan shopping mall yang tersebar hampir di seluruh area di Kota Bandung ini mampu membuat Anda betah untuk tinggal berlama-lama di sini. Namun, selain memiliki banyak tempat-tempat perbelanjaan, Bandung juga memiliki tempat wisata yang selain dapat menghibur Anda, tetapi juga bersifat edukatif. Tempat yang dimaksud adalah Museum Geologi Bandung.

Museum Geologi Bandung yang berada di Jalan Dipenogoro No. 57 ini mungkin terlihat seperti perkantoran untuk aparat pemerintahan. Namun jangan salah, museum yang berada di dalam sebuah gedung besar dengan arsitektur kolonial Belanda ini memiliki banyak koleksi yang tentunya dapat membuat Anda tertarik. Museum ini pun memiliki sejarah sendiri. Museum Geologi Bandung yang awalnya bernama Geologische Dienst ini didirikan pada tanggal 16 Mei 1929 oleh bangsa Belanda sebagai pusat penelitian geologis, yang kemudian direnovasi dengan bantuan dana dari JICA atau Japan International Cooperation Agency. Museum Geologi ini awalnya berfungsi sebagai laboratorium dan tempat penyimpanan hasil penyelidikan geologi dan pertambangan dari berbagai daerah di Indonesia. Kemudian, tempat ini dikembangkan menjadi tidak hanya sebagai fasilitas penelitian, tetapi juga sebagai sarana pendidikan dan penyedia berbagai informasi tentang geologi dan pariwisata. Departemen penelitian di museum ini pun masih sangat aktif dan di samping dokumentasi dan pameran, para ahli geologi yang mengkhususkan diri pada penelitian fosil-fosil, batu, mineral dan gunung berapi berada di lantai paling atas di museum ini.

Museum ini memiliki koleksi fosil dalam jumlah yang cukup besar, dimana sekitar 6000 yang dipajang dan 250.000 lainnya disimpan di tempat yang aman. Museum ini memiliki 2 lantai dan 3 area pameran. Geologi Indonesia di area sayap barat, sejarah kehidupan di area sayap timur dan geologi untuk kehidupan manusia di lantai atas. Di area sayap barat, Anda dapat menemukan berbagai macam bebatuan dan mineral yang ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, berbagai macam informasi edukatif mengenai kondisi geologis Indonesia dapat Anda temukan di sini.

Bagian yang paling menarik mungkin adalah area sayap timur, dimana evolusi kehidupan manusia dijelaskan dalam baik bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris, dengan poster yang menarik dan berbagai koleksi fosil hewan seperti kura-kura darat raksasa, kuda nil dan makhluk lain. Salah satu fosil yang paling menarik adalah replika fosil dinosaurus yang berukuran besar. Replika manusia purba yang telah ditemukan, diantaranya adalah replika tengkorak manusia purba ‘Java man’ atau ‘orang Jawa’ yang populer. Di area sayap timur ini juga memiliki area pameran khusus yang memberikan penjelasan pada pembentukan dan cara kerja gunung api yang berada di Indonesia.

Dilantai kedua, Anda dapat menemukan berbagai macam replika dari kehidupan geologis manusia seperti miniatur kapal tanker, pengeboran minyak lepas pantai, tambang batubara, dan sebagainya. Semua peralatan dan replika ini menunjukkan bukti semua kegiatan geologis yang manusia lakukan hingga sekarang.

Untuk mengunjungi museum ini, Anda tidak perlu khawatir dengan harga tiket masuk karena semenjak tahun 2006 museum ini tidak membebani biaya masuk bagi para pengunjungnya. Museum ini beroperasi dari Senin hingga Kamis pukul 9:00 sampai 15:30, dan khusus Sabtu dan Minggu pada pukul 9:00 sampai 13:30. Tempat ini ditutup pada hari Jumat dan hari libur nasional.

[googlemap width=”500″ height=”300″ src=”https://maps.google.co.id/maps?q=Museum+Geologi+Bandung&hl=en&ll=-6.899976,107.620794&spn=0.002886,0.005284&sll=-6.900993,107.610354&sspn=0.010864,0.021136&t=h&hq=Museum+Geologi&hnear=Bandung,+West+Java&z=18&iwloc=A”]