Keripik Setan

Keripik Setan, Kuliner Khas Bandung Yang Super Hot

Keripik Setan

Keripik Setan

Kota Kembang, Kota Kuliner, Kota Fashion, begitu banyak sebutan-sebutan bagi Kota Bandung. Sebutan-sebutan tersebut memang tidak salah bagi kota yang terletak di Provinsi Jawa Barat ini. Di kota yang sekaligus merangkap sebagai ibukota provinsi Jawa Barat ini, para pengunjung dapat menemukan hampir semua yang mereka butuhkan. Mulai dari kebutuhan berbelanja, berwisata, bermain, hingga mencicipi hidangan yang lezat pun semuanya tersedia di sini. Dengan cuaca yang sejuk, tempat wisata yang menarik, kuliner-kuliner yang sedap, serta mojang priangannya yang dikenal dengan paras cantiknya membuat Kota Kembang ini menjadi tujuan favorit bagi para wisatawan untuk menghabiskan akhir pekannya.

Bila Anda sempat berkunjung ke Bandung, baik untuk berbelanja maupun berwisata, perjalanan Anda tidak akan terasa lengkap apabila tidak mencicipi kuliner Bandung. Brownies kukus, seblak, cireng, serabi, batagor, peuyeum dan segudang snack dan kue-kue khas Bandung ini merupakan contoh kecil dari berbagai panganan khas Bandung yang wajib dicicipi ataupun dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Satu lagi kuliner Bandung yang wajib Anda coba saat berada di kota ini adalah keripik setan. Sebenarnya apa sih keripik setan itu?

Keripik setan, atau sering juga disebut kripset atau pikset, ini adalah keripik yang terkenal dengan rasanya yang super pedas, dan bukan karena dibuat oleh setan seperti yang orang awam kira. Rasa pedas dari kuliner Bandung ini biasanya berasal dari cabai yang sudah diolah sedemikian rupa dan dicampur dengan rempah-rempah sehingga menghasilkan campuran rasa pedas, gurih, dan renyah yang menggugah selera. Keripik setan ini dapat membuat Anda penasaran dengan rasanya dan membuat lidah Anda ketagihan apabila sudah mencoba camilan pedas khas Bandung ini.

Keripik setan ini umumnya terbuat dari singkong, kentang atau ubi pilihan yang berkualitas tinggi yang digoreng baik secara tradisional menggunakan kayu bakar ataupun dipanggang oleh mesin pabrik. Bumbu dari keripik setan ini diolah sedemikian rupa dengan berbagai bumbu-bumbu lainya sehingga memiliki rasa yang super pedas. Rasa super pedas ini didapat dari cabai asli yang ditambah dengan jeruk sehingga menghasilkan rasa gurih, segar dan sensasi pedas yang luar biasa, serta warna merah yang alami tanpa pewarna.

Camilan keripik setan ini mulai populer di masyarakat Bandung pada tahun 2000-an yang pertama kali dipasarkan di sekitaran jalan di Kota Cimahi. Sebenarnya camilan keripik ini asal mulanya bernama ‘pikda’ atau ‘keripik lada’ (keripik pedas). Namun nama Keripik Setan ini muncul sebagai hasil ekspresi para masyarakat yang telah mencoba mencicipi keripik ini. Keluarnya nama ‘setan’ ini muncul ketika mencoba keripik dengan tingkat kepedasan yang cukup tinggi, dimana pemakannya dengan tidak sadar akan mengumpat dengan berkata “setan, pedas banget” atau dalam Bahasa Sundanya “setan, lada pisan”. Yang anehnya perkataan tersebut banyak diujarkan, sehingga mulai saat ini keripik pedas atau keripik lada ini lebih dikenal dengan nama keripik setan.

Jajanan pedas ini sempat menjadi sebuah kejadian yang fenomenal di Bandung pada tahun 2010, dimana pikset ini menjadi salah satu topik pembicaraan yang hot dibicarakan di kalangan pecinta kuliner. Bahkan, kuliner Bandung ini sempat menjadi salah satu produk pangan Indonesia yang banyak di ekspor ke negara lain seperti Korea Selatan dan Thailand. Sampai saat ini di Bandung terdapat berbagai macam merk keripik setan seperti Maicih, Karuhun, Kribo, dan sebagainya. Selain itu biasanya produk-produk tersebut memiliki varian level kepedasan dari level 1 hingga 5 atau 10. Jadi bagi Anda pencinta panganan yang pedas-pedas, keripik setan khas Bandung ini bisa menjadi kuliner pilihan Anda.

Kota Kembang, Kota Kuliner, Kota Fashion, begitu banyak sebutan-sebutan bagi Kota Bandung. Sebutan-sebutan tersebut memang tidak salah bagi kota yang terletak di Provinsi Jawa Barat ini. Di kota yang sekaligus merangkap sebagai ibukota provinsi Jawa Barat ini, para pengunjung dapat menemukan hampir semua yang mereka butuhkan. Mulai dari kebutuhan berbelanja, berwisata, bermain, hingga mencicipi hidangan yang lezat pun semuanya tersedia di sini. Dengan cuaca yang sejuk, tempat wisata yang menarik, kuliner-kuliner yang sedap, serta mojang priangannya yang dikenal dengan paras cantiknya membuat Kota Kembang ini menjadi tujuan favorit bagi para wisatawan untuk menghabiskan akhir pekannya.

Bila Anda sempat berkunjung ke Bandung, baik untuk berbelanja maupun berwisata, perjalanan Anda tidak akan terasa lengkap apabila tidak mencicipi kuliner Bandung. Brownies kukus, seblak, cireng, serabi, batagor, peuyeum dan segudang snack dan kue-kue khas Bandung ini merupakan contoh kecil dari berbagai panganan khas Bandung yang wajib dicicipi ataupun dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Satu lagi kuliner Bandung yang wajib Anda coba saat berada di kota ini adalah keripik setan. Sebenarnya apa sih keripik setan itu?

Keripik setan, atau sering juga disebut kripset atau pikset, ini adalah keripik yang terkenal dengan rasanya yang super pedas, dan bukan karena dibuat oleh setan seperti yang orang awam kira. Rasa pedas dari kuliner Bandung ini biasanya berasal dari cabai yang sudah diolah sedemikian rupa dan dicampur dengan rempah-rempah sehingga menghasilkan campuran rasa pedas, gurih, dan renyah yang menggugah selera. Keripik setan ini dapat membuat Anda penasaran dengan rasanya dan membuat lidah Anda ketagihan apabila sudah mencoba camilan pedas khas Bandung ini.

Keripik setan ini umumnya terbuat dari singkong, kentang atau ubi pilihan yang berkualitas tinggi yang digoreng baik secara tradisional menggunakan kayu bakar ataupun dipanggang oleh mesin pabrik. Bumbu dari keripik setan ini diolah sedemikian rupa dengan berbagai bumbu-bumbu lainya sehingga memiliki rasa yang super pedas. Rasa super pedas ini didapat dari cabai asli yang ditambah dengan jeruk sehingga menghasilkan rasa gurih, segar dan sensasi pedas yang luar biasa, serta warna merah yang alami tanpa pewarna.

Camilan keripik setan ini mulai populer di masyarakat Bandung pada tahun 2000-an yang pertama kali dipasarkan di sekitaran jalan di Kota Cimahi. Sebenarnya camilan keripik ini asal mulanya bernama ‘pikda’ atau ‘keripik lada’ (keripik pedas). Namun nama Keripik Setan ini muncul sebagai hasil ekspresi para masyarakat yang telah mencoba mencicipi keripik ini. Keluarnya nama ‘setan’ ini muncul ketika mencoba keripik dengan tingkat kepedasan yang cukup tinggi, dimana pemakannya dengan tidak sadar akan mengumpat dengan berkata “setan, pedas banget” atau dalam Bahasa Sundanya “setan, lada pisan”. Yang anehnya perkataan tersebut banyak diujarkan, sehingga mulai saat ini keripik pedas atau keripik lada ini lebih dikenal dengan nama keripik setan.

Jajanan pedas ini sempat menjadi sebuah kejadian yang fenomenal di Bandung pada tahun 2010, dimana pikset ini menjadi salah satu topik pembicaraan yang hot dibicarakan di kalangan pecinta kuliner. Bahkan, kuliner Bandung ini sempat menjadi salah satu produk pangan Indonesia yang banyak di ekspor ke negara lain seperti Korea Selatan dan Thailand. Sampai saat ini di Bandung terdapat berbagai macam merk keripik setan seperti Maicih, Karuhun, Kribo, dan sebagainya. Selain itu biasanya produk-produk tersebut memiliki varian level kepedasan dari level 1 hingga 5 atau 10. Jadi bagi Anda pencinta panganan yang pedas-pedas, keripik setan khas Bandung ini bisa menjadi kuliner pilihan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *