Keripik Karuhun

Keripik Karuhun

Keripik Karuhun

Keripik Karuhun

Kota Bandung yang memiliki segudang julukan memang dahsyat. Hampir semua hal yang ada di Kota Kembang ini menjadi trend, mulai dari musik, karena banyaknya band-band ternama berasal dari kota Bandung salah satunya yang paling fenomenal tentu saja Ariel, lalu banyaknya tempat-tempat outbond yang jarang ditemui di kota lainnya, sampai kuliner yang tidak ada habisnya dalam berinovasi yang semakin kreatif dan menarik.

Beberapa inovasi Kuliner Bandung yang akhirnya resmi menjadi oleh-oleh Bandung­ antara lain brownies kukus, martabak bolu, bolen pisang, dan yang beberapa tahun terakhir sedang gencar-gencarnya dibicarakan adalah keripik setan yang mana akan kita bahas lebih mendalam pada artikel ini.

Keripik setan, nama yang menyeramkan bukan? Tapi Anda tidak perlu takut, keripik ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan hal-hal mistis. Tetapi lebih karena rasanya yang pedas luar biasa seakan-akan membuat Anda merasa ‘kesetanan’ ketika melahap keripik yang satu ini. Satu lagi keunikan masyarakat Kota Bandung, yakni biasanya mereka memberikan nama singkatan untuk makanan misalnya cireng yang asalnya dari aci di goreng atau gehu yang asalnya dari toge tahu, begitu pula dengan keripik setan ini yang pada awalnya dikenal dengan nama Pikset atau  Pikda yang berarti keripik lada.

Keripik setan ini pada awalnya di jual secara tradisional dengan kemasan yang sangat biasa yaitu dibungkus plastik bening yang dirapatkan menggunakan api lilin dengan harga yang sangat murah yakni sekitar Rp. 2.000 sampai Rp. 5.000 per bungkus. Namun, dengan berkembangnya jaman, ada beberapa orang yang berinisiatif untuk berbisnis di bidang ini dengan cara memperbaharui kemasan dan membuat keripik setan menjadi lebih ekslusif. Dan terbukti berhasil. Keripik setan sempat menjadi trending topic di Twitter. Dengan marketing yang unik, mereka berhasil menggaet banyak pelanggan, padahal mereka belum memiliki toko sendiri. Mereka menjual keripik ini lewat jejaring sosial dan memiliki begitu banyak pengikut. Dari jejaring sosial ini mereka memberikan pengumuman akan membuka lapak dagangannya di daerah mana, setelah beberapa saat mereka mengumumkan akan membuka lapak dimana, pada saat itu juga orang datang berduyun-duyun dan bahkan rela mengantri berjam-jam demi mendapatkan keripik pedas yang fenomenal ini. Harga bandrol satuan keripik setan pun menjulang tinggi yang pada awalnya paling mahal hanya sekitar Rp. 5.000 per bungkus, sekarang menjadi Rp. 15.000 per bungkus.

Saat ini terdapat beberapa merk keripik setan, salah satunya adalah keripik karuhun yang memiliki semboyan “resep jadul rasa gaul”. Yang membuat keripik karuhun berbeda dengan keripik lainnya adalah harganya lebih murah bila dibandingkan dengan keripik serupa yakni mulai dari Rp. 10.000 sampai Rp. 13.000 saja. Selain harga yang lebih terjangkau, bahan-bahan yang digunakan pun berkualitas dengan racikan bumbu rempah-rempah, cabai, serta jeruk purut yang membuat rasa dari keripik ini tidak hanya pedas tetapi juga segar.

Keripik karuhun juga memiliki beberapa varian, yakni keripik singkong dengan tingkatan pedas yang sedang, pedas, dan pedas sekali dibandrol dengan harga Rp. 10.000, Rp. 12.000, dan Rp. 13.000, lalu keripik singkong bumbu sambel ijo dengan harga Rp. 12.000, gurilem dengan harga Rp. 10.000 dan dorokdok atau kerupuk kulit yang dijual dengan harga Rp. 12.000 per bungkus.

Keripik karuhun ini sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh Bandung karena rasanya yang gurih, segar dan menggugah selera, pasti Anda akan ketagihan dibuatnya. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *