Gunung Tangkuban Parahu

Tangkuban Parahu

Gunung Tangkuban Parahu

Gunung Tangkuban Parahu – photo by http://tripwow.tripadvisor.com

Kota Kembang, Bandung tidak hanya menyuguhkan berbagai tempat wisata kuliner dan wisata belanja, tetapi juga menyuguhkan banyak tempat wisata yang memperlihatkan berbagai keindahan alam yang begitu cantik. Salah satu tempat wisata alam di Bandung Utara, Lembang, tepatnya di Desa Cikole, yang sudah lama menjadi tempat liburan favorit keluarga, baik dari Bandung maupun luar Bandung, adalah Tangkuban Perahu.

Tangkuban Perahu, atau dalam bahasa setempat Tangkuban Parahu, merupakan tempat wisata yang menyuguhkan keindahan alam pegunungan dan kawah yang begitu sejuk. Gunung yang memiliki ketinggian lebih dari 2000 meter ini merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif di Indonesia. Keberadaan Tangkuban Parahu dikaitkan dengan legenda atau cerita rakyat tentang seorang pria bernama Sangkuriang yang dikisahkan menendang perahu yang dibuatnya sendiri sehingga perahu tersebut terjatuh dalam keadaan terbalik. Perahu tersebutlah yang konon berubah menjadi gunung yang sekarang dikenal sebagai Gunung Tangkuban Parahu.

Jika Anda sedang berlibur ke Bandung, tak ada salahnya untuk mengunjungi tempat wisata Gunung Tangkuban Parahu yang indah ini. Tempat wisata yang berjarak 20 km dari Kota Bandung ini dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam dari pusat kota Bandung. Sepanjang jalan menuju lokasi wisata, Anda akan disuguhkan keindahan rimbunnya pohon pinus yang menyejukkan berjejer di sepanjang jalan dan hamparan kebun teh yang hijau selepas mata memandang. Untuk memasuki kawasan Tangkuban Parahu, Anda akan dikenai biaya masuk sebesar Rp. 13,000, dengan biaya tambahan untuk kendaraan roda dua sebesar Rp. 4,000, dan Rp. 9,000 untuk roda empat.

Begitu memasuki kawasan Gunung Tangkuban Parahu, Anda akan disuguhkan dengan daya tarik utama dari kawasan wisata ini, yaitu Kawah Ratu. Kawah utama yang terbentuk dari letusan Gunung Tangkuban Parahu ini merupakan kawah terbesar di kawasan tersebut. Kawah Ratu berbentuk seperti mangkuk raksasa dengan dasarnya yang sangat dalam. Pemandangan spektakuler dari kawah yang menyajikan detail bentuk lekukan tanah di dasar dan dinding kawah bisa Anda saksikan dengan sempurna jika cuaca di sekitar kawasan sedang dalam keadaan cerah. Pemandangan panoramic yang begitu indah dari kawah tersebut, seringkali memaksa para pengunjung untuk berkeliling atau berdiam lebih lama di sekitar Kawah Ratu untuk menikmatinya. Tak jauh dari Kawah Ratu, Anda juga dapat melihat Kawah Upas yang berjarak kurang lebih 1500 meter dari pos pengamatan. Anda dapat berjalan kaki dari Kawah Ratu selama 25 menit untuk sampai di Kawah Upas. Berbeda dari kawah utama, dasar dari Kawah Upas lebih dangkal dan datar. Selain itu, terdapat rimbunan pohon liar yang tumbuh di salah satu sisi dasarnya. Selain dengan berjalan kaki, Anda pun dapat menikmati keindahan alam sekitar kawasan dengan menunggang kuda, karena di kawasan ini banyak terdapat kuda yang disewakan untuk para pengunjung.

Jika Anda berwisata ke kawasan Tangkuban Parahu, Anda juga dapat membeli oleh-oleh atau cinderamata yang banyak dijual di lokasi ini. Barang-barang yang dijual biasanya berupa baju, aksesoris, batu alam, tanaman bonsai, angklung, hingga senjata tradisional khas daerah Jawa Barat. Kios dan kedai yang menjual makanan dan minuman pun tersedia disini. Selain itu, Anda juga dapat membeli buah-buahan seperti stroberi dan murbei yang dijajakan oleh para penjualnya. Untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, fasilitas umum seperti toilet, mushola, dan pusat informasi di kawasan wisata ini pun sudah tersedia.

[googlemap width=”500″ height=”300″ src=”https://maps.google.co.id/maps?q=Tangkuban+Perahu,+Bandung,+Jawa+Barat&hl=en&ll=-6.760463,107.615547&spn=0.011784,0.021136&sll=-2.44565,117.8888&sspn=24.100419,43.286133&oq=tangkuban&hnear=Tangkuban+Perahu&t=h&z=16″]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *