Cireng Isi Bandung

Keistimewaan Cireng Bandung

Cireng Isi Bandung

Cireng Isi Bandung

Selain karena udaranya yang sejuk dan terkenal sebagai kota belanja dengan factory outlet-nya, kota Bandung juga dikenal sebagai kota wisata kuliner. Kuliner Bandung yang sangat terkenal di kota Bandung adalah batagor, surabi, Brownies Amanda, peuyeum Bandung, cendol Elizabeth, colenak, bakwan, bandrek, bajigur, lotek, karedok, cilok, pisan bolen Kartikasari, gado gado Teuku Angkasa, rujak jalan macan, cireng, cimol, gehu, De Risol Risoles, Ambokueh, dan masih banyak lagi.

Usaha kuliner camilan khas daerah saat ini terus naik daun, salah satu contohnya adalah cireng. Kuliner Bandung yang satu ini adalah makanan berbahan aci (sagu) yang memang sudah lama dan akrab di lidah masyarakat Indonesia. Bagi Anda penggemar makanan camilan tentu saja sudah tidak asing lagi dengan camilan bernama cireng (aci goreng).

Saat ini cireng mudah ditemui di pinggir-pinggir jalan, di pasar bahkan  dapat ditemui di café-café. Namun cireng yang dikenal sebagai camilan khas Bandung adalah cireng yang diolah dengan sangat unik, kuliner Bandung ini diisi dengan berbagai macam isi mulai dari ayam pedas, kornet pedas, kacang pedas, bakso pedas, keju, sosis pedas dan kornet tidak pedas. Bentuk dari cireng Bandung pun dibuat dengan berbagai bentuk agar para pelanggan dapat membedakan isian cireng yaitu seperti bentuk persegi (kotak), bentuk bunga, segitiga, bulat, hingga berbentuk hati. Kuliner Bandung yang satu ini tidak menggunakan bahan pengawet dan hanya mampu bertahan dua hari saja. Tapi apabila cireng ingin bertahan lama hingga 1-2 bulan cukup di vacum dan disimpan dalam lemari pendingin.

Jika Anda ingin membeli cireng dalam keadaan mentah dan ingin menggorengnya sendiri di rumah, disarankan agar menjaga kondisi kulit tetap kering saat menyimpannya, simpan ditempat yang kering dan ber-AC atau simpan di lemari es, dengan cara dilapis bagian alas dan bagian atas dengan kertas atau tisu dan juga harus tertutup. Untuk penyajiannya dalam penggorengan bahan baku gunakan minyak dengan panas sedang, salah satu cara untuk mengetahui panas minyak yaitu dengan memasukkan secuil kulit cireng, jika minyak terlalu panas, maka akan timbul gelembung banyak tetapi apabila minyak masih dingin tidak akan muncul gelembung.

Apabila hasil penggorengan kurang bagus, cireng tidak akan mengembang dan kenyal. Hal ini disebabkan karena minyak terlalu dingin. Sedangkan apabila minyak terlalu panas, maka kulit akan cepat coklat tetapi kulit pada bagian bawah dalam masih mentah (putih sama seperti tepung). Goreng cireng tersebut dengan membolak-baliknya sampai kulitnya kering atau kecoklatan selama kurang lebih 3 menit. Setelah digoreng sajikan cireng dengan bumbu tambahan seperti dengan saos, sambal, atau mayonnaise.

Sebagai kuliner Bandung yang sudah terkenal dan unik, cireng Bandung isi menjadi pilihan usaha atau dijalankan untuk segala musim dan bisnis bagi sebagian orang. Ada sembilan alasan orang memilih cireng Bandung isi sebagai pilihan usaha atau bisnis mereka yaitu karena berpengalaman, produk lokal yang unik, sudah dikenal, sesuai selera, investasi dan harganya yang terjangkau, cara penyajiannya yang mudah, tidak memerlukan lahan usaha yang luas, bisnis  dijalankan untuk segala musim dan semua pasar, No Royalty Fee, untuk biaya kemitraan dikenakan hanya sekali seumur hidup dan 100% usaha milik pribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *